dokter ortopedi spesialis tulang belakang

Dokterspesialis ortopedi atau tulang belakang dr.Luthfi Gatam, Sp.OT (K) Spine menyebut jumlah dokter yang terkait bidangnya di Indonesia masih jauh dari ideal. Pasalnya dari 273 juta penduduk, hanya tersedia kurang dari 100 ribu dokter ortopedi. ADVERTISEMENT. Lebihlengkapnya, Dokter Spesialisasi Bedah Ortopedi dan Traumatologi adalah dokter yang memiliki fokus untuk menangani cedera dan penyakit pada sistem muskoloskeletal tubuh. Sistem tersebut mencakup tulang, sendi, tendon, otot, ligamen, dan saraf. Untuk mendapatkan gelar dokter spesialis ini, membutuhkan waktu belajar yang cukup lama. DokterSpesialis Bedah Ortopedi dan Traumatologi atau Dokter Ortopedi adalah dokter yang memiliki fokus untuk menangani cedera dan penyakit pada sistem muskoloskeletal tubuh, mencakup tulang, sendi, tendon, otot, ligamen, dan saraf. Penyakit Apa yang Bisa Ditangani Dokter Spesialis Ortopedi? Penyakit yang ditangani dokter ortopedi, di antaranya: Dokterspesialis ini memperdalam ilmu ortopedi, yakni cabang ilmu kedokteran yang berfokus dalam menangani masalah dan penyakit pada sistem muskuloskeletal, yakni sistem pergerakan tubuh yang meliputi tulang, sendi, otot, saraf, ligamen, tendon, dan tulang belakang. Berikutini beberapa pilihan Dokter Spesialis Ortopedi di Mitra Keluarga: dr. Fachrisal Ipang, Sp.OT (K)SPINE, Dokter Spesialis Orthopedi ahli Spine (tulang belakang) Mitra Keluarga Kemayoran. dr. Yanuar Cahyadarma, Sp.OT (K), Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Konsultan Hand and Microsurgery Mitra Keluarga Pondok Tjandra Sie Sucht Ihn Für Kinderwunsch Berlin. Menjalankan aktivitas kerja sehari-hari sering kali menimbulkan masalah pada punggung maupun pinggang. Ini bisa terjadi jika seseorang terlalu lama duduk yang akhirnya berdampak pada postur tubuh dan tulang yang biasa dialami meliputi nyeri punggung, bahu, hingga nyeri lengan yang bisa menyebabkan keterbatasan dalam beraktivitas. Kondisi ini bisa diatasi dengan program rehabilitasi rilis yang diterima IDN Times, dr. A. Penny Kusumastuti, SpKFR., dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi Eka Hospital BSD, membagikan informasi terkait rehabilitasi Apa itu program rehabilitasi medik?ilustrasi rehabilitasi medik ThomassenRehabilitasi medik adalah sebuah program terapi intensif yang ditujukan untuk pasien yang mengalami masalah nyeri, gangguan dan penurunan fungsi pada otot, tulang, dan dari pengobatan ini adalah untuk menghilangkan nyeri dan meningkatkan kemampuan fungsional seseorang untuk bisa kembali beraktivitas. Menurut dr. Pennny, hal ini cocok untuk pekerja yang biasa menghabiskan separuh harinya duduk di depan layar. "Terapi rehabilitasi medik dilaksanakan untuk melatih tulang serta otot-otot pasien untuk menjaga kekuatan serta ketahanan sehingga tubuh mampu untuk bekerja dalam jangka panjang," dr. Penny menjelaskan. 2. Bagaimana rehabilitasi medik bisa mengatasi penurunan fungsi fisik?ilustrasi terapi rehabilitasi medik MediaTerapi rehabilitasi medik dipergunakan dalam dunia kedokteran untuk membantu pasien kembali ke dalam kondisi fisik terbaiknya. Gangguan kesehatan seperti sakit punggung, bahu, pinggul, hingga lengan dan kaki dapat dilatih kembali dengan menggunakan alat-alat dari pengamatannya, dr. Penny mengatakan sekitar 80 persen kasus tulang belakang, seperti gangguan postur, nyeri pinggang, nyeri leher, bisa ditangani dengan kedokteran fisik dan rehabilitasi akan memastikan diagnosis dan membuat program terapi yang sesuai kondisi Siapa yang bisa mendapatkan rehabilitasi medik?ilustrasi praktik kiropraktik Ryutaro TsukataBeberapa kasus yang membutuhkan rehabilitasi medik sebagai program pemulihan meliputi Nyeri pinggang atau saraf terjepit HNP. Nyeri leher dan punggung bagian atas. Nyeri bahu akibat sakit karena proses degeneratif atau akibat cedera. Gangguan postur tubuh seperti skoliosis. Amputasilansia dengan penyakit sendi degeneratif seperti osteoartritis dan osteoporosis. Mengalami cedera otot atau tulang seperti patah tulang atau robekan tendon. Pasca stroke. Cedera tulang belakang. Cedera saraf. Pascaoperasi tulang belakang dan operasi ortopedi lainnya. Rehabilitasi medik bisa menjadi pengobatan yang tepat jika kamu memiliki masalah terkait otot, tulang, maupun persendian. Pastikan untuk mendapatkan diagnosis terlebih dahulu agar bisa mendapatkan penanganan yang tepat. Baca Juga Tips Menjaga Kesehatan Tulang Belakang Menurut Pakar Apakah saat ini pasien Indonesia bisa berobat ke Prof. Dato' Dr. Oh Kim Soon? Update Jun 2023 semua pasien sudah bisa kembali berobat ke Prof. Dato' Dr. Oh Kim Soon. Kapan jadwal praktek Prof. Dato' Dr. Oh Kim Soon? Island Hospital Senin Jumat jam 0830 - 1230 & 1400 - 1630, Sabtu jam 0830 - 1230. Penting Dokter tidak menemui pasien saat hari operasi atau sedang cuti. Kapan tanggal terdekat untuk buat janji? Harap konfirmasi ke kami di sini. Berapa biaya konsultasi Prof. Dato' Dr. Oh Kim Soon? Biaya untuk konsultasi awal antara 100 - 300 Ringgit sekitar 350 - 1 juta Rupiah, tidak termasuk biaya pemeriksaan penunjang. Informasi mengenai perkiraan biaya operasi atau untuk tindakan lainnya, bisa ditanyakan di sini. Apakah Prof. Dato' Dr. Oh Kim Soon bisa bahasa Indonesia? Ya, dokter cukup lancar berbahasa Indonesia setidaknya bahasa Melayu karena tiap hari menangani pasien asal Indonesia. Bagaimana pemeriksaan dengan dokter ortopedi berlangsung? Sama halnya dengan pemeriksaan pada umumnya, dokter ortopedi akan melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu saat mendiagnosis kondisi Anda. Adanya benjolan, tonjolan di tulang belakang, dan bintik-bintik atau memar bisa menjadi indikasi penyakit muskuloskeletal. Dokter biasanya menanyakan seperti apa rasa sakit yang Anda rasakan, seberapa parah dan sering rasa sakit tersebut muncul, dan apakah sudah mulai mengganggu aktivitas Anda sehari-hari. Kemudian, dokter juga akan menanyakan riwayat medis Anda guna mengetahui adanya kemungkinan rasa sakit muncul karena kondisi yang mendasarinya seperti radang sendi atau diabetes. Dokter mungkin juga akan meminta Anda untuk membungkuk, berjalan, naik turun tangga, dan duduk untuk menguji rentang gerak Anda. Dari sini, dokter mengevaluasi kemampuan gerak tubuh, fleksibilitas, serta mempersempit perkiraan kondisi yang potensial demi diagnosis yang lebih akurat. Dokter ortopedi bisa saja menyuruh Anda untuk menggerakkan anggota tubuh lain yang tidak terasa sakit. Beberapa nyeri terkadang dapat disebabkan oleh masalah pada bagian tubuh lain. Contohnya adalah nyeri bahu dapat disebabkan oleh masalah di tulang bagian belakang atau leher. Bila pemeriksaan fisik belum bisa memberikan gambaran yang jelas tentang kondisi Anda, dokter akan merujuk Anda untuk melakukan tes lanjutan termasuk rontgen atau pemindaian MRI. Tes ini dapat membantu dokter untuk menemukan tanda-tanda pembengkakan, patah tulang, atau infeksi. Nantinya ketika sudah menetapkan diagnosis, dokter akan mendiskusikan pilihan perawatan untuk mengatasi kondisi Anda. Apa saja prosedur yang dapat dilakukan oleh ahli ortopedi? Selain mendiagnosis dan memberikan obat-obatan, dokter ortopedi juga dapat memberikan perawatan lainnya seperti terapi rehabilitatif, operasi, atau alternatif lainnya. Terkadang, mengobati penyakit muskuloskeletal dengan obat-obatan saja belum cukup. Maka dari itu, dokter bisa merekomendasikan terapi fisik seperti terapi manual atau terapi mobilisasi. Bila perawatan non-bedah belum cukup membantu, maka dokter bisa melakukan prosedur pembedahan. Umumnya, beberapa jenis operasi yang dilakukan meliputi Artroskopi prosedur untuk menangani masalah sendi yang melibatkan masuknya alat berkamera yang dapat memperlihatkan gambaran dalam sendi. Fusion proses “pengelasan” di mana tulang-tulang akan disatukan bersama dengan cangkok tulang dan perangkat internal seperti batangan logam. Fiksasi internal metode untuk menahan potongan tulang yang patah pada posisi yang tepat dengan plat logam, pin, atau sekrup. Operasi penggantian sendi pengangkatan sendi yang telah rusak secara sebagian atau seluruhnya. Osteotomi koreksi deformitas tulang dengan memotong dan memposisikan tulang pada tempat yang tepat. Perbaikan jaringan tulang lunak untuk memperbaiki tendon atau ligamen yang sobek. Kapan harus periksa ke dokter ortopedi? Terkadang, Anda perlu mendapatkan rujukan terlebih dahulu dari dokter umum. Terutama bila Anda juga memiliki gejala selain masalah pada muskuloskeletal. Pemeriksaan langsung ke dokter spesialis ortopedi baru dibutuhkan bila Anda mengalami nyeri sendi yang kronis lebih dari 12 minggu, rentang gerak mulai terbatas, kesulitan berjalan atau berdiri, nyeri, kaku, atau rasa tidak nyaman mulai membuat aktivitas sehari-hari menjadi sulit, mengalami kelemahan progresif atau mati rasa di area lengan atau kaki, serta mengalami keseleo atau cedera jaringan lunak yang tidak membaik atau semakin parah setelah beberapa hari. Dr. Phedy., K Spine adalah Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi, Konsultan Tulang Belakang Eka Hospital BSD. Beliau menempuh pendidikan Kedokteran Umum, Spesialis Ortopedi dan Konsultan Tulang Belakang di Universitas Indonesia Jakarta. Beliau juga aktif menjadi pembicara dan instruktur di berbagai seminar dan workshop baik di tingkat nasional maupun internasional. Beliau juga memiliki banyak penghargaan dan beberapa kali memenangkan Indonesian Orthopaedic Investigator Award. Dr. Phedy., K Spine memiliki keahlian dalam menangani berbagai masalah pada tulang belakang seperti nyeri punggung, nyeri leher, syaraf terjepit, infeksi tulang belakang dan kelainan bentuk tulang belakang baik dengan teknik konvensional maupun dengan teknik minimal invasif. Beliau memiliki ketertarikan khusus untuk kelainan bentuk tulang belakang terutama untuk skoliosis dan kifosis. Pendidikan Medical Doctor, Faculty of Medicine, University of Indonesia, Jakarta, Indonesia Orthopedic, Department of Orthopaedic dan Traumatology, Faculty of Medicine, University of Indonesia, Jakarta, Indonesia Spine Fellowship, Department of Orthopaedic and Traumatology, Faculty of Medicine, University of Indonesia, Jakarta, Indonesia Journal Publication Variation in global treatment for subaxial cervical spine isolated unilateral facet fractures. Eur Spine J. 2021 Apr 2 Preoperative skull tongs-femoral traction versus cotrel longitudinal traction for rigid and severe scoliosis Cohort study. Ann Med Surg Lond. 2021 Cross-cultural adaptation and psychometric validation of the Indonesian version of the Oswestry Disability Index. Eur Spine J. 2021 Apr;3041053-1062 A posterior-only approach for treatment of severe adolescent idiopathic scoliosis with pedicle screw fixation A case series. Eur Spine J. 2021 Feb;302517-523 Regional and experiential differences in surgeon preference for the treatment of cervical facet injuries a case study survey with the AO Spine Cervical Classification Validation Group. Eur Spine J. 2021 Feb;302517-523 An unusual case of extensive contiguous cervicothoracic spinal tuberculosis involving fourteen damaged segments A Case report. International Journal of Surgery Case Reports. 6 February 2020. Motoric Recovery After Transplatation of Bone Marrow Derived Mesenchymal Stem Cells in Chronic Spinal Cord Injury A Case Report. American Journal of Case Reports. Am J Case Rep, 2019;20; 1299-1304. Submuscular gluteal abces An unusual presentation of rare sacral tuberculosis. International Journal of Surgery Case Reports 54. 2019;55-59. Hypersentivity to oerthopaedic implant manifested as erythroderma Timing of Implant. International Journal of Surgery Case Reports 49. 2018;110-114. Total hip replacement A meta-analysis to evaluate survival of cemented, cementless, and hybrid implants. World J Orthop. 2017;82192-207. Prevalence and Associated Factors of Musculoskeletal Disorders among Young Dentists in Indonesia. Malaysian Orthop J. 2016;102;1-5. Mesenchymal stem cells implantation in atrophic nonunion of the long bones a translational study. Bone Joint Res. 2016;57287-93. Peran beras angkak dalam mempercepat penyembuhan fracture dengan gangguan vaskularisasi pada Rattus Novergicus. eJ Kedok Indones. 2015;33209-19. Osteotomy in blount disease a systematic review. J Orthop. 2016;133207-9. Osteogenic potency of human bone marrow mesenchymal stem cells from femoral atrophic non-union fracture site. J ClinExperimen Invest. 2014;52159-63. Existence of mesenchymal stem cells in the site of atrophic non-union. Bone Joint Res. 2013;26112-5. Outcome of Cloverleaf Locking Plate Fixation for Femoral Neck Fractures in Young Adults. Malaysian Orthop J. 2012;6130-4. Role of Allogeneic Mesenchymal Stem Cells in Reconstruction of Bone Defect in Rabbits. Med Health. 2011;61 Suppl;166 abstract Mesenchymal stem cells source of isolation, survival in hydroxyapatite-calcium sulphate, and effect in healing of bone defect” Clin Biochem. 2011;4413S295 abstract Role of allogenic mesenchymal stem cells in the reconstruction of bone defect in rabbits. Med J Indones. 2014;2319-14. Do Methicillin Resistant Staphylococcus MRSA Carrier Patients Influence MRSA Infection more than MRSA-carrier Medical Officers and MRSA-carrier Family? Acta Med. 2013;453202-5. Small volume resuscitation in hemorrhagic shock historical and scientific background. J Indones Orthop. 2012;40217-20. Can mesenchymal stem cells survive in hydroxyapatite sulphate? Med J Indones. 2012;1218012. Iliac Crest and Femoral Bone Marrow as the Source of Plastic-adherent Cells. Med J Indones. 2011;202100-4. Organisasi dan pengalaman lain Anggota IOA Indonesian Orthopaedic Association/PABOI Perhimpunan Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Indonesia Anggota Ikatan Dokter Indonesia IDI Editor Jurnal - Indonesian Orthopaedics, 2011 - Sekarang Editor E-Journal Kedokteran - Universitas Indonesia, 2015 - Sekarang Penghargaan Indonesian Orthopedic Investigator Award. Artikel Beliau memiliki keahlian menangani masalah tulang belakang dari nyeri punggung, nyeri leher, saraf kejepit, infeksi tulang belakang hingga kelainan bentuk tulang belakang lainnya. Salah satu keahlian khususnya menangani kelainan bentuk tulang belakang skoliosis. Menariknya dalam pengobatan skoliosis, dr. Phendy menggunakan teknologi canggih berupa robot navigasi dengan akurasi Robot yang menjadi pertama dan satu-satunya di Indonesia untuk kebutuhan operasi skoliosis kemudian disebut juga robot skoliosis. Skoliosis merupakan kelainan tulang belakang dengan bentuk melengkung seperti huruf C atau S di bagian punggung. Kelainan ini jika tak diobati dan dibiarkan akan dapat menyebabkan kelumpuhan. Skoliosis yang parah bisa juga mengganggu fungsi pernapasanparu-paru. Skoliosis ini punya tiga jenis berdasarkan penyebabnya, antara lain 1. Skoliosis idiopatik Skoliosis yang tidak diketahui penyebab pastinya namun jadi kasus yang paling sering terjadi. Umumnya terjadi pada usia remaja meski bisa juga muncul pada bayi dan anak-anak. 2. Skoliosis bawaan Seperti namanya, kelainan tulang punggung ini karena bawaan sejak lahir. 3. Skoliosis neurologis Skoliosis ini disebabkan karena kelainan saraf yang mempengaruhi tulang belakang. Penderitanya mengalami pertumbuhan tidak normal. Ada dua tipe yakni struktural yang disebut bersifat permanen. Serta nonstruktural yang umumnya bersifat sementara dan bisa diperbaiki. Kondisi yang ditangani Berikut ini beberapa gejala skoliosis yang mungkin terjadi dan perlu diwaspadai Tulang belakang melengkung membentuk huruf C atau S Tulang belakang berputar Posisi tubuh yang condong ke salah satu sisi Posisi bahu tidak sejajar atau tidak rata Panggul yang tinggi sebelah Sesak napas Pada penderita dewasa, skoliosis umumnya disertai dengan sakit punggung Salah satu tulang belikat yang tampak mencuat Pakaian sering tidak pas di tubuh Tindakan yang dapat dilakukan Pengobatan dan cara menangani skoliosis tergantung beberapa hal seperti parahnya kondisi, usia, bentuk lengkungan, lokasi lengkungan dan pertumbuhan tulang. Berikut ini penanganan berdasarkan usia 1. Skoliosis pada anak-anak dan remaja Pemantauan kondisi Gips Penyangga punggung Operasi 2. Skoliosis pada orang dewasa Pemberian obat antinyeri Olahraga teratur Suntik obat seperti steroid atau anestesi lokal Penyangga punggung Operasi dr. Phedy, K Spine sebagai tim dokter operasi skoliosis Gatam Institute sudah sangat berpengalaman dalam menangani operasi kelainan tulang belakang yang satu ini. Seperti yang sudah dijelaskan sedikit di atas, dia menggunakan robot skoliosis dalam pengobatannya. Robot Skoliosis Robot Skoliosis atau robot navigasi untuk kebutuhan operasi pasien skoliosis ini pertama dan satu-satunya yang dimiliki Eka Hospital. dr. Phedy jadi salah satu yang ahli menjalankan operasi dengan robot ini. Menurut beliau, pada tahap awal pasien akan menjalani skrining untuk melihat postur tulang belakang serta kalkulasi penempatan screws implan. Robot navigasi akan membantu dokter dalam menentukan lokasi penempatan screws implan di tulang belakang. Prosesnya tetap dilakukan oleh dokter yang berpengalaman. Keunggulan penggunaan robot skoliosis ini memungkinkan operasi jadi minim sayatan, minim cedera dan risiko pendarahan lebih sedikit, mempersingkat waktu operasi, pemulihan lebih cepat, serta radiasi sangat minimal sehingga lebih aman bagi kesehatan. Praktek Eka Hospital BSD Untuk prakteknya, dr. Phedy, K Spine berada di Rumah Sakit Eka Hospital BSD, Tangerang. Jadi kalau Anda mengalami beberapa keluhan skoliosis dan ingin melakukan pengobatan menggunakan robot skoliosis bisa buat janji dengan dr. Phedy melalui layanan WhatsApp Eka Hospital 0-8888-90-5555. Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi atau dikenal juga dokter ortopedi, dokter spesialis tulang, dan ahli bedah ortopedi, memiliki fokus perawatan pada bagian sistem muskuloskeletal. Sistem muskuloskeletal sendiri terdiri dari tulang, otot, sendi, ligamen, saraf, dan jaringan yang menghubungkan tulang dan sendi tendon. Seorang ahli ortopedi akan mendiagnosis dan mengobati pasien yang mengalami cedera pada muskuloskeletal, yang biasanya disebabkan olahraga maupun aktivitas fisik lainnya, agar terhindar kecacatan. Sering kali ditemukan kejadian kegawatan ortopedi emergency orthopedics yang memerlukan penanganan yang tepat. Sayangnya, alih-alih mengunjungi ahli ortopedik, banyak orang yang memilih pengobatan nonmedis. Misalnya, ketika patah tulang atau keseleo banyak orang yang memilih mengunjungi tukang pijat. Padahal, mengurut bagian yang patah atau keseleo dapat merusak jaringan otot sehingga bagian cedera menjadi bengkak, semakin buruk, bahkan dapat menyebabkan catat. Mari kenali peran Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi, jenis masalah kesehatan yang dapat diatasi, pemeriksaan, hingga rekomendasi dokter terbaik yang ada di Mitra Keluarga pada artikel berikut ini. Baca juga Gastroentero Hepatologi - Penyakit yang Ditangani dan Dokter Pilihan Peran Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi memiliki gelar Secara umum, peran spesialis ortopedi adalah mendiagnosis dan mengobati cedera yang disebabkan oleh olahraga atau aktivitas fisik pada pasien dari segala usia, baik itu bayi, dewasa, maupun lanjut usia lansia. Mereka juga memiliki keahlian dalam mengelola kondisi yang biasanya memburuk dari waktu ke waktu, seperti radang sendi atau osteoporosis. Para ahli ortopedi juga akan membantu pasien agar terhindar dari cedera berlebihan yang menimbulkan rasa sakit dan ketidaknyamanan karena terlalu sering menggunakan otot atau sendi. Artinya, selain membantu perbaikan saat mengalami cedera, dokter spesialis ortopedi juga dapat diandalkan untuk memberikan konsultasi dan perawatan agar aktivitas keseharian yang Sahabat MIKA lakukan menjadi lebih optimal. Selain itu, ortopedik akan membantu dalam penanganan penyakit lain yang menyerang muskuloskeletal seperti Cacat atau kelainan bawaan pada tulang kaki club foot. Biasanya kondisi ini dialami oleh bayi baru lahir. Scoliosis atau kelainan atau bengkok pada tulang belakang. Infeksi pada tulang dan tulang belakang. Tumor dan kanker yang menyerang tulang Diabetic foot atau penyakit luka pada kaki yang disebabkan oleh diabetes melitus. Pengobatan traumatologi untuk pasien yang mengalami cedera karena luka akibat kekerasan maupun kecelakaan. Video terkait Mitos atau Fakta Ortopedi & Traumatologi Jenis subspesialis Ortopedik Di Indonesia terdapat 9 sub spesialis ortopedik, sebagaimana melansir dari Kolegium Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia, yaitu Orthopedic Spine Hip and Knee Hand Upper Limb & Microsurgery Orthopedic Oncology Pediatric Orthopedic Foot and Ankle Shoulder and Elbow Advanced Orthopedic Trauma Orthopedic Sport Injury Adapun terkait penjelasannya adalah sebagai berikut 1. Orthopedic Spine Subspesialis spine fokus pada penyakit dan masalah yang terkait dengan tulang belakang dan area di sekitarnya. Data dari Global Burden of Disease, menyebutkan nyeri punggung bawah adalah penyebab utama kecacatan di dunia. Para dokter ortopedi ahli spine juga dikenal sebagai ahli bedah tulang belakang. Mereka memiliki keahlian untuk mendeteksi dan mengobati kondisi yang berdampak atau berasal dari tulang belakang, baik dengan cara pembedahan maupun cara lain. 2. Hip and Knee Dokter ortopedi ahli hip and knee mengkhususkan diri dalam diagnosis dan perawatan kondisi panggul dan lutut, termasuk perawatan bedah sendi. Konsultan Panggul dan Lutut memiliki kemampuan untuk melakukan tindakan penggantian panggul total atau Total Hip Replacement THR, penggantian lutut total atau Total Knee Replacement TKR dan sebagainya. 3. Hand Upper Limb & Microsurgery Selanjutnya ada ortopedik ahli hand upper limb and microsurgery. Konsultan hand & microsurgery dapat melakukan konsultasi, tindakan operasi, dan rehabilitasi pada pasien dengan kondisi cedera di area tangan, mulai dari jari, telapak tangan, pergelangan, siku, sampai bahu. Subspesialis ortopedi satu ini juga memiliki keahlian microsurgery yaitu metode bedah mikro yang dilakukan untuk menyambung kembali rekonstruksi komponen kecil yang mengalami kerusakan secara detail sehingga dapat berfungsi normal kembali. 4. Orthopedics Oncology Ahli onkologi ortopedi adalah seorang dokter dan ahli bedah yang berspesialisasi dalam diagnosis dan pengobatan tumor tulang jinak maupun ganas kanker. Para ahli Orthopedics Oncology ini akan melakukan sejumlah perawatan, baik itu pada pasien anak-anak hingga lansia dengan kondisi tumor tulang dan jaringan lunak, termasuk sarkoma, metastasis tulang, tumor jinak dan kanker pada tulang atau jaringan lunak dan patah tulang patologis yang tergolong langka. 5. Pediatric Orthopedics Pediatric Orthopedics adalah cabang ilmu kedokteran yang dikhususkan untuk merawat sendi, otot, dan tulang pada anak-anak, mulai dari bayi hingga remaja. Ahli ortopedi anak dapat melakukan operasi bila diperlukan tetapi mereka juga menyediakan jenis perawatan lain, seperti gips atau kawat gigi tungkai. Cakupan ortopedi anak cukup luas, namun beberapa contoh kondisi yang ditangani oleh ahli ortopedi anak adalah Kelainan dalam proses pertumbuhan Skoliosis Patah tulang Infeksi tulang dan sendi Kaki bengkok atau pengkor clubfoot Cedera olahraga Masalah tulang belakang Operasi pergelangan kaki atau kaki Masalah saraf Masalah berjalan atau bergerak 6. Foot and Ankle Subspesialis Foot and Ankle memiliki fokus pada pengobatan cedera pada kaki dan pergelangan kaki, serta mencari penyebab yang mendasari rasa sakit tersebut. Dokter ortopedi ahli foot and ankle juga akan membantu memilih pengobatan yang tepat, termasuk merekomendasikan sepatu khusus jika diperlukan. Apabila kondisi sudah tergolong cedera parah akut dan nyeri yang berlanjut dari waktu ke waktu, ahli foot and ankle juga dapat melakukan operasi kaki dan pergelangan kaki. 7. Shoulder and Elbow Bahu dan siku adalah dua sendi yang paling rumit di tubuh dan memerlukan perawatan yang detail. Subspesialis shoulder and elbow terdiri dari para ahli bedah ortopedi yang merawat bahu atau siku. Layanan yang tersedia meliputi pencitraan diagnostik di tempat perawatan yang cepat atau pemeriksaan bahu dan siku untuk mendukung diagnosis dini. Beberapa prosedur mungkin termasuk menggunakan fasilitas pemindaian MRI, ultrasound atau sinar-X konvensional. Setelah diagnosis dibuat, spesialis ortopedi dapat menyarankan perawatan lanjutan yang mungkin diperlukan sesuai kondisi pasien. 8. Orthopedic Trauma Orthopedic Trauma berfokus pada cedera dan masalah muskuloskeletal yang mendesak, secara non-bedah dan pembedahan. Seringkali, kecelakaan adalah penyebab cedera traumatis, seperti jatuh, cedera olahraga berdampak tinggi, atau traumatologi ortopedi memiliki keahlian untuk menilai pasien dan menawarkan perawatan medis dengan cepat. 9. Orthopedic Sport Injury Sebagian besar cedera ortopedi disebabkan karena olahraga. Penyebabnya bisa karena kecelakaan, tidak melakukan peregangan, praktik pelatihan yang buruk, atau peralatan yang tidak tepat. Di sinilah para peran Orthopedic Sport Injury berperan untuk menangani cedera atletik, pencegahan cedera, dan kinerja atlet. Selain itu, ahli orthopedic sport injury juga dapat memberikan saran mengenai peralatan yang tepat sehingga Anda dapat terus berolahraga tanpa menempatkan diri pada risiko cedera lebih lanjut. Cedera olahraga yang paling umum diantaranya Keseleo dan ketegangan Cedera lutut Otot bengkak Cedera tendon Achilles Nyeri di sepanjang tulang kering Cedera rotator cuff Fraktur patah tulang Dislokasi Daftar kondisi medis yang ditangani Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi Segala sesuatu yang terkait dengan sistem muskuloskeletal sebenarnya dapat ditangani oleh spesialis ini. Beberapa kondisi medis yang dapat ditangani oleh dokter ortopedi seperti Cedera yang disebabkan olahraga, kecelakaan, atau aktivitas lainnya Sakit punggung Radang sendi Patah tulang Ligamen dan otot robek Keseleo dan ketegangan otot Tumor tulang Kondisi terkait usia seperti osteoporosis Infeksi tulang Deformitas atau kelainan bentuk tulang Pergeseran atau dislokasi sendi Pembengkakan sendi Tumor tulang belakang Skoliosis Tendinitis Nyeri lutut Nyeri tumit dan pergelangan kaki Carpal tunnel syndrome Kista ganglion Atrofi Infeksi jaringan lunak Tumor atau kanker jaringan lunak Tes dan prosedur yang dilakukan oleh spesialis Ortopedi dan Traumatologi Spesialis ortopedi akan menentukan rencana pemulihan dan pengobatan berdasarkan kebutuhan spesifik pasien. Adapun sejumlah tes dan prosedur yang dapat dilakukan, seperti Tes penunjang, seperti analisis cairan sendi, arthrogram, pemindaian tulang bone scan, foto Rontgen, MRI, dan USG. Pembedahan untuk memperbaiki masalah dan mencegah kerusakan lebih lanjut. Terapi fisik untuk membantu pasien memulihkan penggunaan area yang rusak dengan lebih baik dan meningkatkan penyembuhan. Latihan khusus untuk membantu pemulihan dan memperkuat tubuh untuk mencegah cedera ulang. Pengobatan rasa sakit dan obat lain dapat membantu pemulihan. Spesialis ortopedi mungkin meresepkan pereda nyeri atau pelemas otot untuk membantu memerangi rasa sakit saat bekerja dengan metode untuk membantu penyembuhan. Akupunktur Artroskopi, prosedur yang dilakukan untuk menilai kerusakan sendi dengan efektif akibat berbagai kondisi, mulai dari cedera olahraga hingga pengapuran sendi. Penggantian sendi parsial, total, atau revisi Amputasi Rekonstruksi ligamen, tulang, dan otot Rekomendasi Dokter Ortopedi di Mitra Keluarga Banyak nyeri otot dan sendi bersifat jangka pendek yang akan hilang dengan sendirinya, terutama setelah cedera. Namun, jika rasa sakit sudah berlangsung lebih dari 12 minggu, kesulitan bergerak, terganggu saat berjalan atau berdiri, atau merasa kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari, seperti menaiki tangga, maka sebaiknya segera mengunjungi Dokter Ortopedi dan Traumatologi. Ortopedik adalah salah satu Centre of Excellence Mitra Keluarga yang memiliki Dokter Spesialis Ortopedi dan Traumatologi dan Konsultan berpengalaman. Berikut ini beberapa pilihan Dokter Spesialis Ortopedi di Mitra Keluarga dr. Fachrisal Ipang, Dokter Spesialis Orthopedi ahli Spine tulang belakang Mitra Keluarga Kemayoran. dr. Yanuar Cahyadarma, Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Konsultan Hand and Microsurgery Mitra Keluarga Pondok Tjandra Dr. Andito Wibisono, Dokter Spesialis Orthopedi Konsultan Hip and Knee atau Panggul dan Lutut Mitra Keluarga Kelapa Gading dan Kemayoran dr. Karuniawan Purwantono, SpOTK, Dokter Spesialis Orthopedi Konsultan Hand Surgery Mitra Keluarga Kelapa Gading Ramawan, Dokter Spesialis Bedah Orthopedi Konsultan Hand and Microsurgery Mitra Keluarga Surabaya Satelit dr. Lia Marliana, K, Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Konsultan Sport Injury Mitra Keluarga Bekasi dr. Wendy Hendrika, K, Dokter Spesialis Orthopedi dan Traumatologi Konsultan Hip and Knee Mitra Keluarga Bintaro Troydimas Panjaitan, Dokter Bedah Orthopedi konsultan Shoulder and Elbow Mitra Keluarga Kelapa Gading dr. Andre Triadi Desnantyo, K, Dokter Spesialis Ortopedi Konsultan Foot and Ankle Mitra Keluarga Kenjeran Untuk memudahkan ketika ingin melakukan janji temu dengan dokter, buat janji konsultasi terlebih dahulu secara online melalui website Mitra Keluarga. Sahabat MIKA juga bisa memanfaatkan layanan telemedicine yang dimiliki oleh Mitra Keluarga. Semoga informasi ini bermanfaat, ya! Mitra Keluarga, Artikel ini telah ditinjau oleh dr. Alfaria Elia Rahma Putri —- Sumber rujukan What Is an Orthopedic Doctor? -, from Common Orthopedic Subspecialties 2018, from What Is an Orthopedic Doctor and How Can They Help You? 2020, from Mengenal Profesi Dokter Ortopedi Ahli Traumatologi dan Rekonstruksi 2020, from

dokter ortopedi spesialis tulang belakang