doa tenaga dalam islam

Intidalam doa tersebut adalah kita memohon untuk diselamatkan di dunia dan di akhirat (dari api neraka). Adapun doa tersebut adalah: "Rabbana atina fiddunnya hasanah wa fil akhirati hasanah wa qina adzabannar." (Ya Tuhan kami, berikanlah kebijakan di dunia serta kebijakan di akhirat kelak, lidungilah kami dari azab api neraka yang pedih). HomePosts tagged 'doa biar tenaga luar biasa dalam islam' doa biar tenaga luar biasa dalam islam ILMU ANTI CUKUR DAN KEKEBALAN. April 1, 2016 KESAKTIAN. Assalamu alaikum.wr.wb. teruntuk boloSAMAR semua. ilmu ini saya dapatkan pd th.2003 yg lalu,dan sdh teruji keberhasilannya CARA: Tawassul kpd:a. Tenagadalam yang dimaksudkan adalah suatu tenaga - yang konon katanya - tersimpan di dalam diri manusia. Jika dilatih atau dibuka, akan bermanfaat untuk berbagai keperluan. Misalnya, untuk penyembuhan penyakit tanpa obat - hanya dengan tenaga dalam -, pukulan jarak jauh, kekuatan yang lebih dari umumnya manusia, selamat dari serangan jahat orang lain, dan sebagainya. AllahSWT menggunakan kata tunggal dalam Alquran dalam ayat doa WahaiAllah, jauhkanlah kami dari setan dan jauhkanlah setan Sie Sucht Ihn Für Kinderwunsch Berlin. Jawaban Wswrwb Saudarku yang dirahmati ALLAH SWT KRITIKAN SECARA GLOBAL TERHADAP ILMU TENAGA DALAM Pertama Ilmu tenaga dalam dan sejenisnya adalah ilmu yang baru dan tidak ada landasan dari al-Qur’an dan Sunnah Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam tidak pernah mengajarkan kepada para sahabatnya. Padahal saat itu dibutuhkan kekuatan untuk berdakwah. Begitu pula pada masa pemerintahan Khulafaur Rosyidin yang penuh dengan aktivitas jihad. Mereka tidak pernah mengajarkan keilmuan tersebut kepada para pasukan perang. Seandainya ilmu tenaga dalam dan sejenisnya adalah ilmu yang bermanfaat untuk pertahanan jiwa dan meroboh­kan musuh dari jarak jauh, tentu telah diajarkan oleh Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam kepada para sahabat dan di­wariskan oleh para sahabat kepada generasi sesu­dahnya. Akan tetapi hal itu sama sekali tidak per­nah terjadi, dengan demikian jelaslah kebatilan dan kesesatan ilmu tersebut. Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam bersabda “Barangsiapa yang membuat sesuatu yang baru dalam agama ini yang tidak ada landasan darinya maka ia bertolak.” Dalam riwayat lain “Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak ada landasannya dari perintah kami maka ia bertolak.” HR. Bukhori dan Muslim Kedua Ilmu ini berasal dari luar Islam. Tenaga dalam atau krachtologi tersusun dari kata krachtos yang berarti tenaga dan logos yang berarti ilmu. Ia sudah dikenal oleh orang-orang Mesir Kuno pada 4000 SM. Dari Mesir, krachtologi berkembang ke Babylon, Yunani, Romawi dan Persia. Di Persia tenaga semacam ini dinamakan Dacht. Dalam Dahtayana disebutkan bahwa pada suku Bukht dan Persia, terkenal ilmu perang dinamakan dahtuz, yaitu merobohkan musuh dari jarak jauh. Para bangsawan Persia dilatih sejenis senam yang dilakukan lewat tengah malam agar mereka mempunyai tenaga Daht itu. Kemudian keilmuan tersebut terus dikembangkan sehingga menjadi suatu konsep untuk membangkitkan tenaga dalam dengan teknik pernafasan yang disertai dengan ju­rus-jurus tertentu. 1 Hal ini memperkuat pernyataan di atas, bahwa ilmu ini adalah ilmu yang baru dan tidak ber­manfaat dalam agama Islam. Seandainya keilmuan tersebut dibolehkan tentu Alloh Ta’ala akan menjelaskan kepada Rosul-Nya hakikat dan manfaatnya. Apalagi keilmuan tersebut sudah dikenal orang-orang Mesir kuno ribuan tahun sebelum masehi dan sebelum pengutusan Rosul alaihis salam Dengan demikian kita tahu bahwa kebatilan dan kebohongan telah dilakukan sebagian pergu­ruan tenaga dalam di tanah air dengan menamakan perguruan mereka dengan nama-nama yang islami seperti Bunga Islam, al-Barokah, al-Ikhlas, Hik­matul Iman, PIH Silahul Mukmin, dll. Ini adalah penipuan yang nyata, sebab tidak pernah dalam sejarah bahwa perguruan-perguruan tersebut menjadi bunga bagi Islam, menambah keberkahan dan mewujudkan keikhlasan serta keimanan yang benar bagi penuntutnya. Bahkan fakta membukti­kan bahwa seluruh perguruan tenaga dalam meru­pakan sarana dan fasilitas untuk menebarkan ke­sesatan, kesyirikan, sihir, mistik. Ketiga Dalam ilmu tenaga dalam terdapat po­kok kesesatan dan kesyirikan yang sangat banyak, sebagaimana yang telah disebutkan di atas secara global. Keempat Di antara dampak negatif ilmu tenaga dalam adalah hilangnya rasa tawakal para penun­tutnya kepada Alloh Ta’ala. Sebab mereka merasa telah memiliki kekebalan dan kekuatan luar biasa yang bisa merobohkan musuh dari jarak jauh, sehingga ia merasa tidak butuh pertolongan siapa pun. Islam mengajarkan bahwa segala sesuatu hanya terjadi dengan izin Alloh, maka ia bertawakkal kepada Alloh Ta’ala dan meminta pertolongan kepa­da-Nya untuk mendapatkan kebaikan dan kese­lamatan serta menolak segala bentuk kejahatan dan malapetaka. Kelima Di antara kaidah yang digunakan un­tuk membangkitkan tenaga dalam adalah meditasi yaitu tafakur atau semedi. Ini adalah metode yang baru yang tidak ada landasanya dari al-Qur’an dan Sunnah. Bahkan meditasi adalah komponen dari banyak agama, dan telah dipraktekkan sejak ja­man dahulu yang dikenal dalam bahasa Sansekerta dengan dhyana. Meditasi dalam salah satu aliran­ Budha Mahayana dikenal dengan istilah zen. Ak­tivitas ini merupakan usaha antara yang membawa kesadaran menuju samadi.[4] Intinya adalah aktivitas perenungan yang ber­usaha untuk menyatukan jiwa dengan Tuhan yang dikenal dalam dunia Tasawuf dengan istilah Itti­haad yakni Alloh Ta’ala bersatu dengan makhluk. Maha suci Alloh dari keyakinan yang kufur ini. Ti­dak diragukan lagi bahwa konsep dan ajaran yang seperti ini bertentangan dengan aqidah islamiyah. Itulah sumber pengambilan meditasi yang diajarkan oleh perguruan ilmu tenaga dalam yang berkembang dewasa ini. Hal ini akan menimbulkan dampak negatif bagi penuntutnya yang berujung kepada kebatilan, kesyirikan dan praktek kesesatan yang mistik. Adapun meditasi atau tafakur yang disyariatkan adalah tafakur tentang makhluk ciptaan Alloh yang merupakan tanda-tanda kebesaran Alloh Ta’ala dan keagungan-Nya. Hal ini akan memotivasi seorang untuk mengagungkan Alloh Ta’ala dan melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan segala yang dilarang oleh agama. Tafakur seperti ini merupakan salah satu faktor utama untuk menambah keimanan kepada Alloh Ta’ala begitu juga tafakur yang memotivasi seseorang untuk selalu introspeksi diri dan kembali kepada Alloh dengan kerendahan diri dan penuh pengagungan kepada yang Maha Kuasa. Keenam Jika ilmu tenaga dalam itu adalah ilmu yang bermanfaat tentu orang – orang yang berpegang teguh dengan al-Quran dan loyal kepada Sunnah adalah orang-orang yang akan berada dibarisan terdepan dalam mempelajarinya. Sebab agama memerintahkan kita untuk mempelajari ilmu yang bermanfaat. WaLLAHU a'lam 1.Lihat Selamet Junaidi Jakarta - Doa merupakan salah satu cara bagi umat Islam untuk mengingat Allah SWT. Melalui doa, seorang hamba kerap memohon apapun yang diinginkannya, mulai dari permintaan kecil hingga hal yang muslim juga meyakini bila doa dapat memberikan keberkahan dalam melaksanakan apa yang mereka kerjakan. Untuk itu, yuk amalkan doa-doa yang ada!Syariat Islam mengajarkan pengikutnya banyak sekali doa, bahkan ada doa yang bisa diamalkan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Doa harian, sebutannya, terdiri dari sejumlah lafaz dan dapat dilafalkan sesuai yang kita lakukan setiap harinya. Mulai dari bangun tidur di pagi hari hingga menjelang istirahat kembali pada malamnya. Apa saja doanya? Melansir buku Sukses Dunia Akhirat dengan Doa-doa Harian oleh Mahmud Asy-Syafrowi, Syarah Hishnul Muslim karya Syaikh Majdi Abdul Wahab Al-Akhmad, buku Dzikir, Wirid, Doa, & Sholawat oleh Sayyid M. Dzikri H., serta Panduan Muslim Sehari-hari susunan KH M. Hamdan Rasyid & Saiful Hadi El-Sutha, berikut lafaz doa-doanyaBacaan Doa Sehari-hari 1. Doa Bangun Tidurاَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَحْيَانَا بَعْدَ مَا أَمَاتَنَا وَإِلَيْهِ النُّشُوْرُAlhamdulillahi alladzi ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihi an-nusyuurArtinya "Segala puji bagi-Mu, ya Allah, yang telah menghidupkan kembali diriku setelah kematianku, dan hanya kepada-Nya nantinya kami semua akan dihidupkan kembali." HR. Ahmad, Bukhari & Muslim2. Doa Masuk Kamar Mandiبِاسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوْذُ بِكَ مِنَ الْخُبُثِ وَالْخَبَاءِثِBismillahi Allahumma inni a-'udzuu bika minal khubutsi wal khabaaitsArtinya "Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari setan laki-laki dan setan perempuan." Dari Anas bin Malik, HR Bukhari & Muslim3. Doa Keluar Kamar Mandiوَعَافَانِي الْأَذَى عَنِّي أَذْهَبَ الَّذِي لِلَّهِ الْحَمْدُ غُفْرَانَكَWa 'aafaanii al-adza 'annii adzhaba Alladzi lillahil hamdu ghufraanakaArtinya "Aku memohon ampunan-Mu, segala pui bagi Allah yang telah melenyapkan gangguan penyakit dariku dan telah membuatku sehat." Dari Aisyah, HR Abu Dawud, Tirmidzi, An-Nasa'i & Ibnu Majah4. Doa Sebelum Wudhuبِاسْمِ اللهِBismillahiArtinya "Dengan menyebut nama Allah." HR Tirmidzi, Abu Dawud, & Ibnu Majah5. Doa Setelah Wudhuأَشْهَدُ أَنْ لا إلهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اللهُمَّ اجْعَلْنِي مِنَ التَّوَّابِينَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِينَAsyhadu an laa ilaaha illa Allah wahdahu laa syariika lahu wa asyhadu anna muhammadan 'abduhu warasuuluhu Allahummaj 'alnii mina attawwaabiina waj'alnii minal mutathohhiriinaArtinya "Aku bersaksi bahwa tidak ada Tuhan yang patut untuk disembah selain Allah dan tiada sekutu bagi-Nya. Aku juga bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba sekaligus rasul-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang bertaubat dan jadikan pula aku termasuk golongan orang-orang yang menyucikan diri." Dari Uqbah bin Amir & Umar bin Khaththab, HR Muslim & Tirmidzi6. Doa Melepas Pakaianبِاسْمِ اللهِBismillahiArtinya "Dengan menyebut nama Allah." Dari Ali bin Abi Thalib, HR Ibnu Majah7. Doa Mengenakan Pakaianالْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي كَسَانِي هَذَا الثوْبَ وَرَزَقَنيْهِ مِنْ غَيْرِ حَوْلٍ مِنيِّ وَلَا قُوَّةٍAlhamdulillahi alladzi kasaamii hadza ats-tsauba wa razaqanihi min ghairi hawlinn minni walaa quwwatinArtinya "Segala puji bagi Allah yang telah menganugrahkan pakaian ini kepadaku, tanpa ada daya serta kekuatan dariku." Dari Mu'adz bin Anas Al-Anshari, HR Tirmidzi & Ibnu Majah8. Doa Memakai Pakaian Baruاللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ كَسَوْتَنِيْهِ أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِهِ وَخَيْرِ مَا صُنِعَ لَهُ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِهِ وَشَرِ مَا صُنِعَ لَهُAllahuma lakalhamdu anta kasautaniihi as'aluka min khairihi wa khairi maa suni'a lahu wa a'uudzubika min syarrihi wa syarri maa suni'a lahuArtinya "Ya Allah, bagi-Mu segala puji, Engkau yang telah memakaikan pakaian itu kepadaku. Aku meminta kepada-Mu untuk memperoleh kebaikannya pakaian dan kebaikan apa saja yang ia dibuat untuknya. Dan, aku berlindung kepada-Mu dari keburukannya dan keburukan apa saja yang ia dibuat untuknya." Dari Abu Sa'id Al-Khudri, HR Ahmad, Abu Dawud, Tirmidzi, & Hakim9. Doa Bercerminاللَّهُمَّ كَمَا حَسَنْتَ خَلْقِي فَأَحْسِنُ خُلُقِي وَحَرِّمْ وَجْهِي عَلَى النَّارِAllahumma kamaa hasanta khalqii fa ahsin khuluqii wa harrim wajhii 'ala annaarArtinya "Ya Allah, sebagaimana Engkau telah membaguskan penciptaanku, maka baguskanlah pula akhlakku, dan haramkanlah wajahku atas neraka." HR Bazzar10. Doa Keluar Rumahبِسْمِ الله تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّه لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِِلاَّ بِاللهِBismillahi tawakkaltu 'ala Allah laa hawlaa wa laa quwwata illa billahiArtinya "Dengan menyebut nama Allah. Aku bertawakal kepada Allah, tidak ada daya serta kekuatan apapun tanpa pertolongan Allah." Dari Anas bin Malik, HR Tirmidzi11. Doa Masuk Rumahبِسْمِ اللَّهِ وَلَجْنَا وَبِسْمِ اللَّهِ خَرَجْنَا وَعَلَى اللَّهِ رَبِّنَا تَوَكَّلْنَا ثُمَّ لِيُسَلِّمْ عَلَى أَهْلِهِBismillahi walajnaa wa bismillah kharajnaa wa 'ala Allahi rabbinaa tawakkalnaa tsumma liyusallim 'ala ahlihiArtinya "Dengan menyebut nama Allah kami masuk, dan dengan menyebut nama Allah kami keluar. Dan kepada Allah lah kami bertawakal. "Selanjutnya ia mengucapkan salam kepada keluarganya. " Dari Abu Malik Al-Asy'ari, HR Abu Dawud12. Doa Setelah Adzanاللَّهُمَّ رَبَّ هَذِهِ الدَّعْوَةِ التَّامَّةِ وَالصَّلَاةِ الْقَائِمَةِ آتِ مُحَمَّدًا الْوَسِيْلَةَ وَالْفَضِيلَةَ وَابْعَثْهُ مَقَامًا مَحْمُوْدًا الَّذِي وَعَدْتَهُ، حَلَّتْ لَهُ شَفَاعَتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِAllahumma rabba hadzihi ad-da'wati at-taammati wash sholaatil qaa'imati aati muhammadan al-wasiilata wal fadhiilata wab'atshu maqaaman mahmuudan alladzi wa'adtahArtinya "Ya Allah, pemilik seruan yang sempurna ini, dan shalat yang akan didirikan, berilah Muhammad wasilah dan keutamaan, dan bangkitkan untuknya kedudukan terpuji yang Engkau janjikan." Dari Jabir bin Abdullah, HR Bukhari13. Doa Hendak Belajarاللَّهُمَّ أَخْرِجْنَا مِنْ ظُلُمَاتِ الْوَهْمِ وَأَكْرِمْنَا بِنُوْرِ الْفَهْمِ وَافْتَحْ عَلَيْنَا بِمَعْرِفَتِكَ وَسَهَلْ لَنَا أَبْوَابَ فَضْلِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَAllaahumma akhrijnaa min zhulumaatil wahmi wa akrimnaa bi nuuril fahmi waf tah 'alainaa bi ma'rifatika wa sahhil lanaa abwaaba fadhlika yaa arhamar "Ya Allah, keluarkanlah kami dan kegelapan prasangka, muliakanlah kami dengan cahaya kepahaman, bukalah pengertian ilmu kepada kami dan bukalah untuk kami pintu- pintu anugerah-Mu, wahai Dzat yang paling penyayang."14. Doa Setelah Belajarاللَّهُمَّ إِنِّي اسْتَوْدَعْتُكَ مَا عَلَّمْتَنِيْهِ فَارْدُدْهُ إِلَيَّ عِنْدَ حَاجَتِي إِلَيْهِ وَلَا تَنْسَنِيْهِ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَAllaahumma innii istauda'tuka maa 'allamtaniihi fardudhu ilayya 'inda haajatii ilaihi wa laa tansaniihi yaa rabbal ' "Ya Allah, sesungguhnya aku menitipkan pada-Mu apa yang telah Engkau ajarkan kepadaku, maka kembalikanlah padaku saat aku membutuhkannya, dan janganlah Engkau jadikan aku lupa padanya, wahai Tuhan semesta alam."15. Doa Setelah Iqamahأَقَامَهَا اللَّهُ وَأَدَامَهَا مَا دَامَتِ السَّمَوَاتُ وَالْأَرْضُAqaamahallaahu wa adaamahaa maa daamatis samaawaatu wal ardhuArtinya "Semoga Allah menegakkan dan mengekalkan shalat selama masih ada langit dan bumi." 16. Doa Pergi ke Masjidاللَّهُمَّ اجْعَلْ فِي قَلْبِي نُوْرًا وَفِيْ لِسَانِي نُوْرًا وَفِي سَمْعِيْ نُوْرًا وَفِي بَصَرِي نُوْرًا وَمِنْ فَوْقِي نُوْرًا وَمِنْ تَحْتِي نُوْرًا وَعَنْ يَمِيْنِي نُوْرًا وَعَنْ شِمَالِي نُوْرًا وَمِنْ أَمَامِيْ نُوْرًا وَمِنْ خَلْفِيْ نُورًا وَاجْعَلْ لِي فِي نَفْسِي وَأَعْظِمْ لِي نُوْرًا وَعَظِّمْ لِي نُوْرًا وَاجْعَلْ لِي نُورًا وَاجْعَلْنِي نُورًا اللَّهُمَّ أَعْطِنِي نُورًا وَاجْعَلْ فِي عَصَبِيْ نُوْرًا وَ فِي لَحْمِي نُوْرًا وَفِي دَمِيْ نُوْرًا وَفِي شَعْرِيْ نُورًا وَفِي بَشَرِيْ fii qalbii nuuran wa fii lisaanii nuuran wa fii sam'ii nuuran wa fii basharii nuuran wa min fawqii nuuran wa min tahtii nuuran wa 'an yamiinii nuuran wa 'an syimaalii nuuran wa min amaamii nuuran wa min khalfii nuuran waj'al lii fii nafsii wa a'dzim lii nuuran wa 'adzdzim lii nuuran waj'al lii nuuran waj'alnii nuuran. Allahumma a'thinii nuuran waj'al fii 'ashabii nuuranwa fii lahmii nuuranwa fii damii nuuranwa fii sya'rii nuuran wa fii basyarii nuuranArtinya "Ya Allah, ciptakanlah cahaya di hatiku, cahaya di lidahku, cahaya di pendengaranku, cahaya di penglihatanku, cahaya dari atasku, cahaya dari bawahku, cahaya di sebelah kananku, cahaya di sebelah kiriku, cahaya dari depanku, dan cahaya dari belakangku. Ciptakanlah cahaya dalam diriku, perbesarlah cahaya untukku, agungkanlah cahaya untukku, berilah cahaya untukku, dan jadikanlah aku sebagai cahaya. Ya Allah, berilah cahaya kepadaku, ciptakan cahaya pada urat sarafku, cahaya dalam dagingku, cahaya dalam darahku, cahaya di rambutku, dan cahaya di kulitku." Dari Abdullah bin Abbas, HR Bukhari dan Muslim.17. Doa Masuk Masjidأَعُوذُ بِاللهِ الْعَظِيمِ وَبِوَجْهِهِ الْكَرِيمِ وَسُلْطَانِهِ الْقَدِيمِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّحِيْمِ. بسْمِ اللهِ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ billahil 'adziimi wa bi wajhihi al-kariimi wa sulthaanihi al-qadiimi minasy syaithaani arrajiim. Bismillah wassalaamu 'ala rasuulillahi Allahummaghfir lii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatikaArtinya "Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Agung, dengan wajah- Nya Yang Mulia dan kekuasaan-Nya yang abadi, dari setan yang terkutuk. Dengan menyebut nama Allah Swt., dan semoga keselamatan terlimpahkan atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu." HR Abu Dawud, Ahmad, Ibnu Majah, & Thabrani18. Doa Keluar Masjidبِسْمِ اللهِ وَالسَّلَامُ عَلَى رَسُولِ اللهِ اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذُنُوبِي وَافْتَحْ لِي أَبْوَابَ فَضْلِكَ اللَّهُمَّ اعْصِمْنِيْ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِBismillahi wassalaamu 'ala rasuulillahi Allahummaghfir lii dzunuubii waftah lii abwaaba fadhlika. Allahumma'shimnii minasy syaithaani arrajiimiArtinya "Dengan menyebut nama Allah, dan semoga keselamatan terlimpahkan atas Rasulullah. Ya Allah, ampunilah dosa-dosaku dan bukakanlah untukku pintu-pintu karunia-Mu. Ya Allah, peliharalah aku dari godaan setan yang terpuruk." HR Ahmad, Ibnu Majah, Nasa'i, Hakim, Baihaqi & Thabrani19. Doa Hendak Makanاللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِيْمَا رَزَقْتَنَا وَقِنَا عَذَابَ النَّارِAllahumma baarik lanaa fiimaa razaqtanaa wa quinoa 'adzaaba annaarArtinya "Ya Allah, limpahkanlah keberkahan kepada kami atas apa yang telah Engkau rezekikan kepada kami, dan jauhkanlah kami dari siksa neraka." HR Malik20. Doa Selesai Makanالْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي أَطْعَمَنَا وَسَقَانَا وَجَعَلَنَا مُسْلِمِيْنَAlhamdu lillaahil-ladzii ath'amanaa wa saqaanaa wa ja'alanaa muslimiinArtinya "Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan telah memberi kami minum, serta telah menjadikan kami sebagai orang-orang Islam." HR Ahmad21. Doa Naik Kendaraanسبْحَانَ الَّذِي سَخَّرَ لَنَا هَذَا وَمَا كُنَّا لَهُ مُقْرِنِينَ وَإِنَّا إِلَى رَبَّنَا لَمْتَقَلِبُونَSubhaanal-ladzii sakhkhara lanaa haadzaa wa maa kunnaa lahu muqrin- iina, wa innaa ilaa rabbinaa lamunqalibuunArtinya "Maha Suci Tuhan yang telah menundukkan kendaraan ini untuk kami pada- hal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Dan sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami kelak di hari Kiamat." HR Ad-Darimi22. Doa Mau Tidurباسْمِكَ اللهُمَّ أَحْيَا وَبِاسْمِكَ أَمُوتُBismikallaahumma ahyaa wa bismika amuutArtinya "Dengan menyebut nama-Mu, ya Allah, aku hidup dan mati."

doa tenaga dalam islam